Kepada Rukman
Mungkin
saat itu, Rukman bukan termakan ucapan si hitam pahit. Mungkin saat
itu, dia sedang sibuk, terjadi sesuatu dengan dirinya dan yang mampu dia
lakukan adalah meng-offline-kan chat di facebooknya ketika aku
menghubunginya. Lalu aku berpikir bahwa dia melupakanku, padahal saat
itu, dia sedang berusaha bicara padaku bahwa dia sedang ingin sendiri.
Mungkin
saat Rukman tidak lagi membalas pesan-pesanku, pulsanya sedang habis
terus menerus hingga akhirnya nomornya hangus dan harus ganti nomor
baru. Kemudian handphone-nya dicopet dan dia kehilangan nomorku. Jadi,
kami berhenti berhubungan.
Mungkin saat Rukman
menyatakan bahwa aku ini adalah orang usil yang suka mengganggu hidupnya
yang tentram dan dia tidak menganggapku sebagai temannya, mungkin dia
benar-benar beranggapan seperti itu.
Tamansari 17, 7 desember 2015
0 comments