Melepaskan adalah kebodohan
Melepaskan
Aang itu seperti melepaskan makhota yang sudah ditobatkan di atas
kepala. Orang bodoh mana yang akan mau hidup menjadi miskin dan
kelaparan? Tapi si miskin yang kelaparan itu mencari sesuatu yang
baginya penting. Si miskin tidak berpikir tentang warna istananya atau
warna sepatunya besok. Si miskin hanya perlu mencari makanan untuk saat
ini. Untuk esok, biarkan diri si miskin yang besok yang memikirkannya.
Siapa yang mau miskin dan kelaparan?
Kecuali kamu memang orang yang sangat suka sekali berpetualang.
Setiabudi, 9 Oktober 2015
0 comments